Duel Ulangan Final Musim Lalu Warnai Laga Pembuka Proliga 2019

by



Dari kiri ke kanan: Novia Andriyani (kapten putri JPE), Widi Triyoso (manajer putri JPE), Hanny S. Surkatty (direktur proliga), Ray Syahputra Muda Daulay (ketua panitia Proliga seri pertama putaran pertama di Yogyakarta), Sutrisno (Ofisial Pertamina), Agung Seganti (kapten team putra JPE). (ist)

Dari kiri ke kanan: Novia Andriyani (kapten putri JPE), Widi Triyoso (manajer putri JPE), Hanny S. Surkatty (direktur proliga), Ray Syahputra Muda Daulay (ketua panitia Proliga seri pertama putaran pertama di Yogyakarta), Sutrisno (Ofisial Pertamina), Agung Seganti (kapten team putra JPE). (ist)

YOGYAKARTA – team putri Jakarta Pertamina Energi (JPE) melawan Bandung Bank BJB Pakuan (BBP) akan menjadi laga pembuka Proliga 2019, di GOR Amongrogo Yogyakarta, Jumat (7/12/2018). laga itu yaitu partai ulangan final Proliga 2018 di GOR yang sama.

dikala itu JPE menjadi pemenang dan berhak menyandang gelar jawara musim 2018. Manajer putri JPE, Widi Triyoso, pada laga pembuka ini menargetkan untuk bisa meraih kemenangan.

“Siapapun lawan kami konsisten menargetkan menang,” ujar Widi di Yogyakarta, Kamis (7/12/2018).

Menurutnya, team besutan M. Ansori itu ‘tancap gas’ sejak awal agar mengamankan posisi lolos ke final four untuk kemudian melaju ke grand final dan bisa mempertahankan gelar jawara kembali. “Itu target kami,” lanjutnya.

(Baca: Duel Klasik team Putri Elektrik PLN vs PGN Popsivo Polwan Awali Proliga 2019)

Mengenai kekuatan BBP, diakuinya. tak seperti pada musim Proliga 2018. Materi pemain yang lalu seperti April Manganang dan Wilda SN Sugandhi tak lagi dalam skuat team bank milik Pemprov Jawa Barat itu.

“Meski tak dengan kekuatan materi pemain yang lalu, kami tak meremehkan lawan,” tambah Widi.

Selain bertemu BBP, putri JPE juga akan bertemu dengan BNI 46, minggu (9/12/2018). team asuhan Risco Herlambang itu juga tak bisa dianggap remeh. karena, lanjutnya, sebagai jawara bertahan berkeinginan dua laga di Yogyakarta bisa dimenangkan Novia Andriyati dkk.

Senada dengan Widi, pelatih M. Ansori juga menginginkan dua kemenangan di Kota Gudeg ini. “Dengan dua kemenangan di awal ini bagi kami amat penting, agar langkah ke final four lebih gampang,” tukas M. Ansori.

tetapi, sambung Ansori, pihaknya konsisten akan tampil maksimal di dua laga pembuka ini. Meski Bank BJB tak seperti komposisi pemain yang lalu, Ansori konsisten akan menampilkan kekuatan penuh. Begitu pula melawan BNI 46, Pertamina akan tampil maksimal.

“BNI mempunyai materi pemain yang bagus. Kami perlu waspadai,” jelasnya.

(Baca: team Voli Putra dan Putri BNI 46 Siap Tebar Ancaman di Proliga 2019)

Sementara itu, BBP, konsisten optimis meski dengan mayoritas pemain muda. “Walaupun dengan materi pemain-pemain muda, kami konsisten optimis untuk bisa lolos final four malahan masuk final,” kata manajer Bandung Bank bjb Pakuan, Ayi Subarna.

Di bagian putra, tuan rumah JPE akan bertemu dengan dua pendatang baru yakni Jakarta Garuda (8/12/2018) dan Sidoarjo Aneka Gas Industri (9/12/2018).

Putut Marhaento, pelatih putra Pertamina, mengaku belum tahu kekuatan lawan. “Tapi konsisten kami waspadai,” tambahnya.

Pelatih yang absen pada Proliga 2018 ini mengatakan kalau team asuhannya akan tampil konsisten dari laga awal hingga akhir. “Jadi lawan siapapun, kami seharusnya konsisten tampil maksimal. Termasuk dua laga di Yogyakarta,” tandasnya optimis. (junius/ys)



Sumber : Postkotanews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *