Hadapi MU, Emery Belajar dari Kekalahan Lawan Rennes

by



emery

INGGRIS – Pelatih Arsenal, Unai Emery memberikan petuah pada anak asuhnya jelang laga melawan Manchester United (MU) dalam lanjutan Liga Primer Inggris, minggu (10/3/2019) malam. Pelatih asal Spanyol itu mengatakan seharusnya siap melaksanakan perubahan dalam tiap-tiap kemungkinan, seperti yang mereka alami usai keok 1-3 dari Rennes pada leg pertama babak 16 besar Liga Eropa UEFA di Roazhon Park, Jumat (8/3/2019) dinihari WIB.

Dalam laga itu, Gudang Peluru seharusnya mengubah gaya permainan mereka sesudah dipaksa bermain dengan 10 orang dampak kartu kuning kedua yang diterima Sokratis Papastathopoulos pada menit 41. Didepaknya bek asal Yunani itu dari lapangan, membikin lini belakang Arsenal timpang sehingga kecolongan tiga gol Benjamin Bourigeaud (42″), Nacho Monreal (bunuh diri, 65″), dan Ismaila Sarr (88″).

“Dua kartu kuning dan itu keputusan wasit. sesudah itu, aku pikir kita seharusnya belajar bermain dan dikala situasi seperti ini (hilangnya satu pemain di lapangan) terjadi, kita seharusnya siap mengatasi berbagai kemungkinan, melaksanakan perubahan dan menjaga bola selama kita bisa. aku pikir situasi seperti ini akan selalu terjadi oleh tiap-tiap team, termasuk oleh kami pada laga selanjutnya (melawan MU) di hari minggu. Kemungkinan ini bisa kami hadapi kembali,” tandas Emery, dikutip Sky Sports.

Ia menambahkan bahwa laga melawan MU tak hanya penting bagi nasib Arsenal dalam membidik posisi empat teratas klasemen Liga Primer, tapi juga sebagai kancah balas dendam. Maklum, dalam dua pertemuan kedua team musim ini, Arsenal belum sekalipun sanggup menumbangkan MU dengan dua pelatih berbeda. Pada pertemuan pertama di Liga Primer di Old Trafford, Arsenal hanya sanggup bermain 2-2 melawan MU yang dikala itu masih ditukangi Jose Mourinho.

Sementara pada kancah Piala Liga 26 Januari lalu, Arsenal dipaksa menyerah 1-3 dari MU di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Dengan alasan itu. Emery pun mau kekalahan dari Rennes diinginkan jadi pelajaran bagi Granit Xhaka dan kolega untuk selalu siap melaksanakan perubahan sesuai instruksinya. Padahal, sebelum bermain dengan 10 orang, Arsenal tampil cukup dominan di awal-awal laga dan langsung membuka keunggulan lebih dahulu, berkat gol Alex Iwobi pada menit keempat. (junius/yp)



Sumber : Postkotanews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *