Kesabaran Fitriani Kunci Juarai Thailand Masters 2019

by



Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani, memperlihatkan medali gelar pemenang Thailand Masters 2019. (Humas PBSI)

Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani, memperlihatkan medali gelar pemenang Thailand Masters 2019. (Humas PBSI)

BANGKOK – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani, sukses menyabet gelar pemenang Thailand Masters 2019 usai menumbangkan wakil tuan rumah, Busanan Ongbamrungphan. Pencapaian ini ia peroleh berkat usaha keras dan kesabarannya selama laga.

“aku hanya berupaya main maksimal, lebih sabar dan lebih safe, jangan membikin kesalahan sendiri,” kata Fitriani, seperti dikutip laman Badminton Indonesia, minggu (13/1/2019) malam.

Fitriani mengakui bermain di hadapan pendukung lawan tidaklah gampang. melainkan, Busanan sendiri bukanlah lawan baru bagi dirinya. Kemenangan ini pun memperlebar keunggulan rekor pertemuan Fitriani atas Busanan menjadi 3-1.

“Sebetulnya lawan tak gampang untuk dimatikan. Penampilan ia hampir sama dengan pertemuan kami sebelumnya di Korea Masters 2018, tapi sepertinya hari ini ia kurang enak mainnya, ia banyak melaksanakan kesalahan sendiri,” imbuh Fitriani.

Ia pun bersyukur atas keberhasilannya. Menurutnya, sukses ini juga ia peroleh berkat dukungan keluarga dan pelatih.

“aku bersyukur banget, Alhamdulillah di turnamen awal tahun 2019 ini bisa hasil maksimal dengan meraih gelar pemenang. aku berterima kasih pada orang tua dan keluarga yang selalu mendukung aku dalam keadaan apapun, serta para pelatih yang memberi aku masukan, motivasi untuk lebih baik ke depannya,” tuntas Fitriani.

Fitriani sukses meraih gelar itu sesudah menang atas Busanan dua game langsung, 21-12 dan 21-14 pada partai final di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, minggu (13/1/2019). laga sukses ia selesaikan dalam waktu 41 menit.

Gim pertama berlangsung alot. melainkan, berkat kesabarannya Fitriani terus memimpin perolehan skor 11-6 hingga interval pertama. Meski mengubah gaya bermain dengan lebih agresif, Busanan yang pada awal laga sering melaksanakan kesalahan sendiri konsisten tak sanggup mengejar ketertinggalan hingga akhirnya menyerah 12-21.

Berbeda dengan gim pertama, laga kemudian berjalan ketat pada gim kedua. melainkan, permainan Busanan konsisten tak bisa berkembang. Unggulan kedelapan asal Thailand ini pun kemudian tampak frustrasi dikala tertinggal 11-18 sebelum akhirnya menyerah dengan skor 14-21.

Gelar ini yakni gelar pertama bagi Fitri di turnamen BWF World Tour Super 300, sebelumnya, ia pernah menjadi pemenang di Indonesia International Series 2015 dan Indonesia International Challenge 2016. (*/ys)

Hasil lengkap laga final Thailand Masters 2019:

Ganda Campuran

Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (1/MAS) vs Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (2/THA) 21-16, 21-15

Ganda Putra

Goh V Shem/Tan Wee Kiong (1/MAS) vs Lu Ching Yao/Yang Po Han (5/TPE) 21-13, 21-17

Tunggal Putra

Loh Kean Yew (SIN) vs Lin Dan (1/CHN) 21-19, 21-18

Ganda Putri

Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai (THA) vs Lin Wenmei/Zheng Yu (5/CHN) 15-21, 21-15, 21-10

Tunggal Putri

Fitriani (INA) vs Busanan Ongbumrungphan (8/THA) 21-12, 21-14



Sumber : Postkotanews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *