LFP Buru Pembuat Grafiti Rasis yang Menyerang Mbappe

by



Kylian Mbappe. (reuters)

Kylian Mbappe. (reuters)

PRANCIS – Striker Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe menjadi sasaran rasisme melalui grafiti. Sejumlah lembaga antirasisme seperti LICRA dan SOS Racisme lantas meminta pihak berwajib memburu si pelaku yang belum dikenal identitasnya.

“Pembuat grafiti ini wajib dikutuk dan dihukum, karena selain bernada menghina dan merendahkan, grafiti ini juga bertujuan untuk memecah belah,” demikian pernyataan SOS Racisme, seperti dilaporkan ESPN.

Disebutkan, grafiti atau coretan dinding yang menghina bintang PSG itu berada di area lintasan kereta api bawah tanah di Paris. Grafiti itu mengandung kata-kata ofensif yang menyerang Mbappe serta terdapat sebuah salib Celtic berwarna hitam yang kerap diasosiasikan sebagai simbol ekstremis sayap kanan.

tak hanya LICRA dan SOS Racisme, pihak penyelenggara Liga Prancis (LFP) pun telah melaporkan grafiti bernada rasis itu pada pihak berwajib. Mereka menyesalkan tindakan rasisme masih kerap menyerang pesepakbola di Prancis.

“Dengan menghina Kylian Mbappe, para pelaku juga menghina negara Prancis yang multiragam. Kylian Mbappe ialah simbol kesuksesan dari ras campuran Prancis,” imbuhnya.

Mbappe yakni anak dari ayah asal Kamerun dan ibu keturunan Aljazair. Pria yang lahir di Paris, Prancis, 20 tahun lalu itu, sukses mengharumkan negara kelahirannya dengan menjadi pemenang pada Piala Dunia 2018. (*/ys)



Sumber : Postkotanews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *