Tepis Ucapan Sandiaga, Ma’ruf Amin: aku Siap Kalau Mau Bertemu

by


SURATKABAR.ID – Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin secara tegas menyangkal pernyataan Sandiaga Salahuddin Uno terkait adanya sejumlah orang yang diutus untuk menemuinya. Ma’ruf, sejak awal, telah mengatakan dirinya amat terbuka untuk bertemu dengan Sandiaga usai gelaran pemilu 17 April lalu.

“aku telah bilang, aku siap kalau mau bertemu aku. Silakan,” ujar Ma’ruf ketika ditemui di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta, pada Selasa (7/5), seperti yang dikutip dari laman Viva.co.id pada Selasa (7/5/2019).

Pria yang juga yakni Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini justru balik mempertanyakan soal 17 orang yang disebut-sebut diutus Sandiaga untuk membuka komunikasi dengannya.

Ma’ruf dengan tegas menyangkal pernyataan yang dilontarkan cawapres pendamping Prabowo Subianto bahwa ia belum menyediakan waktu untuk pertemuan itu. “Siapa (17 orang) itu siapa?” tegas Ma’ruf.

Baca Juga: Sindir Sandiaga, Ma’ruf Amin: ia tak Boleh Mengeksploitasi NU

Diberitakan sebelumnya, Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan dirinya telah mengupayakan pertemuan dengan Ma’ruf Amin. Ia mengatakan telah mengutus 17 orang untuk menghubungi Ma’ruf dan mengkomunikasikan seputar rencana pertemuan itu.

Akan tetapi ia mengatakan bahwa agenda pertemuan itu seharusnya kandas di tengah jalan karena Ma’ruf disebut-sebut belum menyediakan waktu untuk itu.

Ustaz Yusuf Mansur ialah salah seorang yang ikut membantu mengupayakan agar pertemuan itu terlaksana, seperti disebutkan oleh Sandiaga. tapi sayang menurut informasi yang didapatkan dari utusan itu, Ma’ruf Amin masih amat sibuk sehingga untuk pertemuan belum bisa dilaksanakan.

“Dan beliau memang belum mempunyai waktu. Sibuk,” ujar Sandiaga Uno pada Sabtu (4/5) lalu.

“Mungkin ada 17 orang yang mencoba. Tapi aku kan bisa berhubungan langsung dengan Pak Yai (Kiai Ma’ruf), Pak Ma’ruf belum menyediakan waktu nanti, kita coba cari waktu yang pas,” ujar Sandiaga ditemui di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (4/5) lalu, dikutip dari laman Liputan6.com.

Sementara itu, Ketua biasa MUI, menegaskan dirinya amat siap untuk bertemu dengan Sandiaga. Ia menilai bahwa rekonsiliasi pascapilpres dibutuhkan untuk menyatukan kedua kubu.

tapi ia kembali mengungkapkan bahwa hingga dikala ini belum melihat upaya pihak Sandiaga menghubunginya. “aku siap gitu untuk bertemu. Nggak ada yang hubungi kita,” pungkas Cawapres Nomor Urut 01 itu.



Sumber : SuratKabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *