YLKI: Ruang Merokok di Bus AKAP Langgar UU Kesehatan

by


YLKI: Ruang Merokok di Bus AKAP Langgar UU Kesehatan

muh. abdus syakur/hidayatullah.com
[Ilustrasi] Supir bus AKAP merokok dalam perjalanan dari Subaya menuju Jakarta.

Hidayatullah.com– Sebagai pengguna angkutan awam, khususnya bus awam Antar Kota Antar Provisi (AKAP), konsumen berhak memperoleh keamanan, keselamatan, dan kenyamanan selama menggunakan angkutan awam.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengungkapkan, keberadaan ruang merokok (smoking room) dalam bus AKAP, jelas melanggar keamanan, kenyamanan, dan keselamatan penumpang secara keseluruhan.

“YLKI memperoleh masukan, keluhan dan pernah menjumpai secara langsung, adanya smoking room dalam bus AKAP. Ironisnya hal itu terdapat di dalam bus AKAP DAMRI, dan PO Bus Trans Jawa,” ujar Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi dalam siaran persnya diterima hidayatullah.com, Senin (25/02/2019).

“Keberadaan smoking area dalam bus awam ialah anti regulasi karena melanggar peraturan perundang-undangan,” lanjutnya.

Baca: Makassar dan Banda Aceh Persiapkan Larangan Merokok di Kawasan Publik

Dengan tegas, terang YLKI, Pasal 115 UU No 36 Tahun 2009 seputar Kesehatan menyebutkan bahwa angkutan awam ialah Kawasan Tanpa Rokok (KTR), dan dilarang keras adanya smoking room. Kemudian ketentuan itu juga ditandaskan dalam PP No 109 Tahun 2012 seputar Pengamanan Produk Rokok sebagai Zat Adiktif.

Oleh karena itu, YLKI meminta Dirjen Perhubungan Darat, malahan Menteri Perhubungan RI; untuk melarang smoking room di segala bus AKAP yang menyediakan smoking room dalam armada busnya.

“Patuhilah regulasi, dalam hal ini UU seputar Kesehatan dan PP No 109/2012. Contohlah PT KAI yang sukses dan konsisten menerapkan kereta api tanpa rokok, selama dalam perjalanannya. Tak kenal KA jarak pendek, atau KA jarak jauh,” sebutnya.

Baca: YLKI meminta Menhub Larang Ruang Merokok di Bus AKAP

YLKI meminta pihak penyedia transportasi terkhusus bus AKAP agar melindungi hak konsumen atau penumpang yang tak merokok, hak untuk terbebas dari kontaminasi racun asap rokok baik langsung atau tak langsung.

“Lagipula, armada bus yang akan kilat kumuh, kumal dan lebih kilat menjadi bus rongsok imbas dampak asap rokok dari smoking room itu. Salah-salah armada bus terbakar oleh perilaku merokok penumpang yang acap teledor dan sembrono,” pungkasnya.*

Baca: Jalan Lambat, Tiba Telat, Penumpang Bus Setia Bhakti Lewati 4 Waktu Shalat



Sumber : Hidayatullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *